Hari Kopi Nasional di Malang: Kopi Gratis, Pasar Klojen dan Suasana Tempo Dulu

 Dalam rangka memperingati Hari Kopi Nasional 11 Maret 2021, Kedai Kopi Klodjen Djaja membagikan kopi gratis bagi pengunjung.

Total sebanyak 150 cangkir habis dalam waktu tiga jam. Pengunjung yang datang membludak, bahkan mereka antre sejak pukul 06.00 WIB.

Pemilik kedai, Didik Sapari mengatakan para pengunjung bisa menikmati kopi di kedainya yang berlokasi persis di depan pasar tradisional Pasar Klojen, Kota Malang. “Minum kopi sembari menikmati suasana pasar tradisional Klojen,” kata dia, Kamis.

Didik menjelaskan Hari Kopi Nasional diusulkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Dewan Kopi Indonesia (Dekopi) pada 2018. Tanggal pengukuhan DPP Dekopi ditetapkan juga sebagai hari kopi dan penanda kebangkitan kopi Indonesia.

Bagi-bagi kopi gratis di hari Kopi Nasional diramaikan komunitas sepeda ontel atau sepeda tua. Kehadiran mereka menambah suasana tempo dulu yang diusung kedai kopi yang dibuka sejak 14 Maret 2020.

Beragam poster vintage berjajar di kedai berukuran 4 meter kali 6 meter. Sebuah sepeda tua dan koper jadul dipajang di dinding kedai. Spanduk film zaman dulu terpampang di depan kedai, khas gedung bioskop tempo doeloe.

Kopi khas robusta Arjuna, Ngantang dan arabika Buleleng Bali menjadi andalan kedai yang dikelola Didik.

Melalui kedai ini, Didik ingin mendekatkan kopi ke khalayak, mulai tukang becak, pedagang pasar dan pembeli. Setiap hari disediakan kopi pagi pukul 06.00-10.00 seharga Rp 2.000. “Ada potongan Rp 1.000 jika bawa wadah sendiri,” katanya.

Menurut Didik, Malang memiliki potensi kopi robusta maupun arabika. Namun petani butuh didampingi agar bisa menyajikan biji kopi berkualitas, terutama teknologi pasca panen dimana mereka butuh transfer pengetahuan dari para ahli kopi.

sumber: republika.co.id

Author: Putri Balige

Leave a Reply