Usai Liburan Malah Depresi? Berikut 12 Cara Mengatasinya

Kamu pasti ingin merasa santai dan bahagia sepulang dari liburan. Namun tak jarang, kamu malah merasa sebaliknya. Kamu mungkin akan merasa sedih, tertekan, dan rindu dengan suasana liburan.

Jika begitu, bisa jadi kamu mengalami depresi setelah liburan atau lebih familiar disebut post-vacation blues (PVB) atau post-holiday syndrome (PHS).

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan sebelum berangkat liburan untuk mencegah PVB. Namun, jika saat kembali kamu tetap merasakan hal itu, tak perlu khawatir. Ada beberapa cara efektif untuk mengatasi PVB yang bisa kamu coba.

1. Rencanakan liburan selanjutnya

Seperti dilansir dari Huffington Post, bagian paling membahagiakan dari liburanmu mungkin bukan liburan itu sendiri tapi momen yang mengarah ke sana.

Berdasarkan studi tahun 2010 yang dipublikasikan lewat jurnali Applied Research in Quality of Life, merencanakan liburan saja bisa meningkatkan tingkat kebahagiaan.

2. Buat ulang makanan favoritmu saat liburan

Berdasarkan penelitian, makanan dan kenangan sangat berkaitan satu sama lain. Maka dari itu beberapa jenis makanan bisa membawa kamu mengenang masa kecil. Hal serupa bisa dilakukan untuk mengenang perjalananmu.

Kamu bisa coba membuat kembali makanan favoritmu saat liburan. Jika ingin lebih total, kamu bisa juga menyempurnakan kuliner tertentu dari lokasi terbaru yang kamu datangi.

Misalnya, jika kamu menyukai ramen di Jepang atau pasta buatan tangan di Italia, kamu bisa mengecek kelas memasak lokal untuk menyempurnakan makanan tersebut.

3. Membersihkan rumah

Hidup dengan lebih sedikit barang sangat mungkin dilakukan, apalagi kamu sudah berhasil melakukannya saat liburan dan hanya membawa sedikit barang di koper. Kamu bisa meneruskan kebiasaan liburan tersebut untuk memotivasimu membersihkan rumah.

Lihat lemarimu seperti halnya kamu melihat koper untuk liburan, lihat benda apa saja yang benar-benar penting.Ilustrasi membersihkan rumah© Disediakan oleh Kompas.com Ilustrasi membersihkan rumah

Kamu bisa mencoba metode Marie Kondo yang terkenal. Simpan hanya barang-barang yang memberi kebahagiaan.

Area rumah yang padat dan terkesan menumpuk bisa memengaruhi mood menjadi negatif. Mengubah area tersebut, meski sedikit saja, bisa meningkatkan kondisi pikiranmu.

4. Pajang kenangan favoritmu

Setelah kembali ke rumah dan melakukan rutinitas, luangkan waktu untuk kembali melihat semua foto yang kamu ambil saat liburan. Pilih yang mengandung momen paling berarti di sepanjang liburan, lalu pajang foto tersebut di rumah atau bagikan ke sosial media.

Melihat-lihat kembali foto dan video dari liburan bisa memicu rasa nostalgia yang berdasarkan riset bisa meningkatkan mood.

5. Sediakan waktu untuk bersantai

Orang-orang yang lebih bahagia juga dilaporkan merasa sangat rileks saat liburan. Mungkin, akan cukup sulit untuk mendapatkan uang atau sumber daya yang memungkinkanmu pergi dari rutinitas sehari-hari.

Akan tetapi, ada beberapa cara tertentu yang bisa kamu coba untuk merasakan sensasi liburan di rumah.

Misalnya, mandi air panas bisa jadi sesi bersantai paling natural yang juga mengurangi rasa kesepian. Kamu juga bisa mencoba berjalan-jala di sekitar rumah yang bisa meningkatkan mood.

6. Berhubungan dengan teman dan keluarga

Dilansir dari Healthline, jika liburan membuatmu menginginkan sesuatu yang lebih berarti untuk hidupnya, kamu bisa coba berhubungan dengan orang-orang yang penting.

Pertimbangkan untuk kembali berhubungan dengan teman lama atau anggota keluarga yang lama tidak bertemu hanya untuk sekadar berbicara dan menyantap makanan. Kamu mungkin akan merasa duniamu kembali utuh.Ilustrasi foto liburan.© Disediakan oleh Kompas.com Ilustrasi foto liburan.

“Hubungan adalah bagian yang penting dalam hidup kita. Liburan seringkali jadi waktu berhubungan yang cukup dalam dengan mereka yang kita kunjungi atau pergi bersama. Menjaga hubungan setelahnya sangatlah penting,” kata psikolog Melody Ott.

7. Detox

Biasanya kamu akan menikmati banyak hal selama liburan; wine, makanan mewah, dan dessert yang luar biasa. Detox makanan yang ringan mungkin akan membuat kamu merasa lebih baik secara mental atau fisik.

Baca juga: 

Pastikan minum banyak air jika kamu bepergian dengan pesawat. Kabin pesawat dikenal bisa membuat orang lebih mudah dehidrasi. Jika kamu merasa jetlag, melatonin mungkin akan membantu kamu mengatur ritme tidurmu.

8. Tulis review

Saat pengalaman liburanmu masih segar di ingatan, kamu bisa menulis review di situs-situs perjalanan. Bagikan tips untuk para traveller lainnya yang bisa meningkatkan kualitas liburan mereka.

Tak hanya memperkuat kenanganmu. Saran-saran tersebut juga bisa meningkatkan bisnis lokal atau mencegah orang lain melakukan kesalahan yang sama seperti kamu lakukan.

9. Bawa suasana luar rumah ke dalam rumah

Saat pandemi seperti ini, kamu mungkin tidak bisa berjalan-jalan keluar rumah untuk mencari suasana menyegarkan. Maka dari itu, kamu tetap bisa membawa suasana luar rumah ke dalam.

Peneliti menemukan orang-orang akan mendapatkan keuntungan terapeutik dari melihat, mendengar, mencium, bahkan merasakan elemen natural.

Buka jendela untuk mendengarkan burung berkicau, bau rumput yang baru dipotong, atau mulai berkebun di teras rumahmu.

10. Lakukan kebiasaan baru

Bukan tidak mungkin ketika liburan kamu menemukan kebiasaan baru yang sangat ingin kamu lakukan saat kembali ke rumah. Menemukan kebudayaan baru memang jadi salah satu alasan orang-orang bepergian.ilustrasi bersantai© Disediakan oleh Kompas.com ilustrasi bersantai

Kamu mungkin bisa terus mempelajari bahasa baru yang kamu temukan saat liburan. Kamu juga bisa mencoba cara baru memasak, makan, berolahraga, berkebun, belanja, atau berpakaian. Kamu bahkan bisa hidup dengan barang yang lebih sedikit.

Hal apa pun yang menarik bagimu saat liburan bisa dipertimbangkan untuk tetap diteruskan sebagai rutinitas saat kembali pulang.

11. Jelajahi lingkungan sekitar

Salah satu keuntungan liburan adalah menemukan hal yang tidak terbayangkan sebelumnya. Rumah bisa jadi terlalu familiar untuk kamu, sehingga terasa membosankan.

Untuk kembali membangkitkan perasaan menjadi pengunjung, kamu bisa coba menjelajahi area sekitar tempat kamu tinggal. Lakukan hal-hal seperti layaknya seorang turis yang sedang liburan.

Kamu bisa datang ke museum yang tidak pernah kamu kunjungi sebelumnya. Bisa juga mencoba makanan baru, membaca panduan perjalanan untuk kota asalmu, dan melihat kota tersebut dari perspektif yang baru.

12. Besyukur dan perhatikan hal sekitar

“Liburan adalah kesempatan yang bagus untuk fokus bersyukur dan menghasilkan pemikiran yang positif yang bisa membantu kita mengubah perasaan serta meningkatkan perilaku kita,” jelas Ott.

Kamu bisa coba membangun kebiasaan bersyukur serta perhatian lebih saat kembali dari liburan.

Meskipun menjauh dari kenyataan sehari-hari memang begitu berarti, merefleksikan dan menghargai kehidupan yang telah kamu ciptakan bisa sama berartinya.

Senantiasa bersyukur dan memperhatikan hal sekitar terbukti bisa mengurangi depresi dan stres, serta menghasilkan kesejahteraan dalam hidup.

sumber: kompas.com

Author: Bang Ferry

GEOLOGIST LIKE COFFIE

Leave a Reply