10 Destinasi Wisata Ternate dan Tidore yang Beragam nan Ciamik

 

Destinasi wisata di kota Ternate dan Tidore provinsi Maluku Utara ini merupakan keidahan alam bagian Timur Indonesia.

foto

foto© Copyright (c) 2016 TEMPO.CO

Dua kota di provinsi Maluku Utara yang resmi terbentuk pada 4 Oktober 1999 ini memiliki beragam tempat yang inda dan bersejarah di setiap pulau, hal ini membuat wisatawan merasa betah berlama-lama di Ternate dan tidore.

Agar perjalanan makin sempurna, berikut rekomendasi 10 spot paling menarik dan tempat bersejarah yang bisa dikunjungi di Kota Ternate dan Tidore seperti dilansir dari wisatatangguh.kemenparekraf.go.id:

1. Pantai sebening cermin, Pantai Sulamadaha Tenate.

Pantai ini memang bersih dan jarang ada sampah sehingga tampilannya sangat indah. Banyak wisatawan datang ke sini untuk snorkeling dan menikmati waktu liburan dengan meminum kelapa muda dan keripik pisang khas Ternate.

Ombak yang kecil dengan pasir putih adalah identitas Patai Sulamadaha. Di sinilah berbagai foto-foto kapal seperti berada di atas cemin sering diabadikan.

Di salah satu sisi pantai terdapat sebuah teluk sempit dikelilingi oleh pohon rindang dan sejuk, di sinilah letak air paling bening dari pantai ini. Bahkan wisatawan dapat melihat kehidupan alam bawah laut dengan jelas tanpa perlu menelusup ke dalam air.

2. Museum Kedaton Sultan Bacan

Bangunan peninggalan Kesultanan Ternate yang kemudian dialihfungsikan menjadi sebuah museum ini merupakan tempat wisata yang bisa anda kunjungi dengan keluarga tercinta. Letak museum ini berada di Bukit Limau, Jalan Sultan Khairun, Kelurahan Sao Sio, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Maluku Utara. Bangunan ini berbentuk segi delapan yang menyerupai seekor singa duduk dengan dua kaki depannya menghadap ke laut.

Baca juga :

Banyak sekali koleksi yang dimiliki Museum Kedaton Sultan Ternate ini seperti koleksi benda geologi, etnografi, arkeologi, sejarah numistik, filologi, teknologi, seni rupa, dan keramik. Berbagai peninggalan Kesultanan Ternate misanya mahkota, singgasana berwarna emas, alat-alat perang, peralatan upacara adat serta Al-Qur’an tulisan tangan.

Ada satu keunikan dari mahkota peninggalan Kesultanan Ternate yang memiliki rambut yang bisa tumbuh seperti halnya rambut manusia. Untuk memotongnya, biasanya diadakan upacara ritual Istampa pada hari raya Idul Adha dan mahkota tersebut diperkirakan sudah berumur 500 tahun sejak Sultan Ternate yang pertama.

Batu Angus merupakan destinasi wisata yang…

3. Melihat bebatuan letusan Gunung Gamalama di Batu Angus

Batu Angus merupakan destinasi wisata yang tak boleh terlewatkan saat berada di Kota Ternate. Letaknya hanya 10 kilometer dari pusat kota dan tidak jauh dari bandara.

Meskipun terkesan mainstream, tapi di sini kita bisa melihat bongkahan batuan yang konon merupakan bekas lava Gunung Gamalama yang meletus di tahun 1907 yang telah membeku. Selain menyajikan keunikan pemandangan lava Gamalama, di sini kita juga bisa melihat situs sejarah seorang tentara Jepang yang tewas pada tahun 1945.

Jika ingin berkunjung ke sini, lebih baik datang pada pagi hari, di mana matahari belum bersinar dengan terik dan kita bisa menikmati keindahan bebatuan dan memandang dari kejauhan Pulau Hiri. Perlu diketahui, Batu Angus letaknya juga tidak jauh dari Pantai Sulamadaha.

4Pantai Kastela

Pantai Kastela adalah destinasi wisata alam Ternate yang terkenal indah. Di sini wisatawan dapat merasakan udara yang sangat asri dengan pemandangan senja yang istimewa karena beberapa pepohonan berdiri di tengah lautan menambah syahdunya warna jingga saat senja.

Pantai Kastela berada di dekat Benteng Gamlamo dan Monumen Sultan Khairun yang juga merupakan destinasi wisata yang diminati oleh wisatawan. Sehingga wisatawan dapat mempir sebentar ke dua destinasi sejarah tersebut sebelum mampir ke Pantai Kastela.

Saat ke pantai ini wisatawan tidak boleh lupa untuk mencicipi kuliner ala Ternate bernama Pisang Mulubebe yang sering menjadi makanan ringan saat senggang.

5.Mengabadikan momen layaknya dalam uang kertas ke Desa Fitu

Salah satu alasan banyak orang ke Ternate adalah datang ke tempat di mana uang pecahan Rp1.000 lama diabadikan. Nama tempat ini adalah Desa Fitu. Desa ini berada cukup jauh dari pusat kota karena wisatawan harus bergerak menuju ke arah selatan ke tempat bernama Gambesi lalu naik motor menuju rumah-rumah warga di Desa Fitu.

Setelah melewati rumah penduduk dan hutan-hutan kecil maka sampailah kita ke bibir pantai. Sampainya di sana kita dapat melihat pemandangan Pulau Maitara dan Pulau Tidore layaknya dalam uang pecahan Rp1.000 yang lalu. Perlu diketahui, jarak antara Kota Ternate Desa Fitu memerlukan waktu sekitar 15-20 menit perjalanan.

6 . Menikmati hijaunya Danau Tolire

Terletak 10 kilometer dari pusat Kota Ternate, di sini wisatawan dapat menikmati dua danau indah bernama Danau Tolire Besar dan Tolire Kecil.

Dua danau ini memiliki warna berbeda, yang kecil berwarna gelap sedangkan yang besar berwarna hijau dengan tebing yang menjulang tinggi mengelilingi permukaan air.

Keunikan lain dari wisata Ternate ini adalah jika ada yang melemparkan sesuatu ke danau, sekuat apapun dia melempar dengan batu atau benda keras. Lemparannya tidak akan bisa mengenai permukaan danau. Bagi yang tidak percaya dengan hal ini, mereka boleh mencoba melemparnya dengan membeli batu yang banyak dijual di pinggir danau.

Menurut kepercayaan masyarakat setempat, danai ini ditinggali…

Menurut kepercayaan masyarakat setempat, danau ini ditinggali oleh banyak siluman buaya sehingga meskipun di danau terdapat banyak ikan yang bisa dikonsumsi mereka tidak ada yang berani mengambil ikan di danau ini.

7. Masjid Kesultanan Tidore

Masjid Kesultanan Tidore ini telah berumur sangat tua karena dibangun tahun 1700 Masehi. Telah mengalami beberapa kali perbaikan dan pergantian seperti atap masjid yang semula berupa alang-alang berganti menjadi daun rumbia dan sekarang seng. Meskipun telah banyak yang direnovasi, bentuk asli arsitektur masjid ini tetap dipertahankan.

Selain telah berumur ratusan tahun, Masjid ini memiliki keunikan yakni mempunyai lubang menyerupai jendela dan pada zaman dahulu lubang tersebut digunakan sebagai tempat melihat arah dari kiblat.

8. Pulau Woda Tidore

Berlokasi di Kecamatan Oba, tempat wisata selanjutnya adalah Pulau Woda. Pulau ini awalnya merupakan pulau yang dihuni oleh sekelompok masyarakat yang memiliki pekerjaan sebagai nelayan, namun mereka kemudian dipindahkan oleh pemerintah ke Pulau Halmahera.

Setelah menjadi pulau tak berpenghuni, Pulau Woda kemudian dijadikan tempat wisata dan kini menjadi sangat populer. Tempat wisata ini memiliki jembatan kayu nan cantik dan pantai dengan pasir putih yang akan membuat para pengunjung betah di pulau tak berpenghuni ini karena terkagum menyaksikan pesona keindahannya.

9. Pulau Maitara

Pulau Matiara ini terletak di antara Pulau Tidore dan Ternate. Pulau ini memiliki pesona pemandangan yang sangat indah, tak heran jika setiap harinya banyak pengunjung yang datang.

Pulau cantik yang satu ini sebenarnya sudah diketahui oleh hampir seluruh masyarakat Indonesia, karena berada di mata uang seribu rupiah. Selain bisa menikmati pemandangan alam, disini juga bisa bermain-main pasir maupun air. Dan menariknya, tempat ini merupakan surga buat para pemancing mania.

10. Pantai Wisata Akesahu

Terletak di bagian timur dari Pulau Tidore tepatnya di Kelurahan Tosa. Pantai ini menjadi ikon andalan wisata di Tidore Kepulauan. Selain memiliki pemandangan pantai mempesona juga terdapat kolam air panas. Kolam air panas tersebut berada di sekitar bibir pantai.

Walaupun berada di sekitar bibir pantai tidak membuat air di kolam panas menjadi asin. Air kolam panas ini tepat tawar rasanya. Air panas dari kolam mini berasal dari sela akar pohon beringin di pantai tersebut. Menurut mitosnya pohon beringin tersebut dianggap sebagai pohon keramat.

 

 

sumber: tempo.co

Author: Gabs Art

Leave a Reply