3 Kesalahan Check Out Hotel yang Paling Sering Dilakukan Tamu

Ada beberapa kesalahan check out hotel yang paling sering dilakukan oleh para tamu.

Padahal, pegawai hotel sering kali sudah mengingatkan agar tamu tidak melakukannya. Misalnya, jika ada barang tertinggal ketika check out, petugas resepsionis hotel biasanya mengingatkan kembali saat kita mengembalikan kunci kamar.

Berikut ini Kompas.com telah merangkum kesalahan check out yang sering dilakukan para tamu.

  • Tidak mengecek barang sebelum check out hotel

Ilustrasi kamar hotel.

 Ilustrasi kamar hotel.

 

Ini adalah kesalahan check out hotel yang paling sering dilakukan.

Beberapa tamu akhirnya terpaksa kembali lagi ke hotel karena ada barangnya yang tertinggal.

Meskipun, biasanya saat mengembalikan kunci kamar ke resepsionis hotel, tamu akan ditanyakan apakah sudah memeriksa kembali kamar sebelum check out.

“(Kesalahan paling sering) tidak mengecek barang sebelum check out, tidak mengecek ulang tagihan,” ungkap Marketing Communication Manager Jambuluwuk Hotel, Martha W Thomas, kepada Kompas.com, Minggu (09/01/2022).

 

  • Tidak mengecek ulang tagihan

Seperti diungkapkan Martha, salah satu kesalahan check out hotel yang dilakukan tamu adalah tidak mengecek ulang tagihan.

Padahal, hal ini penting terutama jika tamu memesan sesuatu selama menginap.

Mengutip pemberitaan Kompas.com, (03/01/2022), mengecek ulang tagihan perlu dilakukan untuk mencegah adanya kesalahan tagihan yang mungkin terjadi, seperti biaya minibar atau makanan yang salah ditambahkan dari kamar lain.

Jika akhirnya ada yang salah, tamu bisa memberikan penjelasan dan tidak mengalami kerugian atas apa yang tidak dibeli atau pesan.

 

  • Lupa mengembalikan kunci kamar saat check out

Ilustrasi kunci hotel.

Ilustrasi kunci hotel.

 

Marketing Communications Manager Artotel Yogyakarta, Sankar Adityas, mengatakan bahwa kesalahan lainnya yang sering dilakukan tamu saat check out hotel adalah tidak mengembalikan kunci kamar.

“Kesalahan biasanya terjadi oleh tamu, ketinggalan barang di kamarnya hingga lupa mengembalikan kunci kamar ke petugas kami,” ungkap Sankar Adityas.

Hal senada diungkapkan oleh Marketing Executive Neo Hotel Bali, Chintya Damayanti.

Saat ini, banyak kunci kamar hotel sudah berupa kartu. Karena betuknya yang tipis, banyak kunci kamar hotel yang tak sengaja terbawa atau terselip di suatu tempat.

Meski hotel bisa mendeaktivasi kartu lama dan mengaktifkan kartu baru, namun tamu yang tidak mengembalikan kartu juga bisa menyulitkan pihak hotel.

“Pada saat check out, tamu tidak melaporkan dan menyerahkan kembali kunci ke front desk atau resepsionis,” kata Chintya Damayanti.

Sebenarnya, pihak hotel masih dapat mengaktifkan kunci baru. Namun, kunci tersebut hilang, maka tamu bisa saja dikenai denda.

 

Sumber: kompas.com

Author: Gerai Kendhil

Leave a Reply