3 Tempat Terbaik Menikmati Senja di Belitung

Menyaksikan matahari tenggelam di langit Belitung adalah kegiatan yang tak boleh terlewat saat berplesir ke pulau ini. Belitung memiliki banyak spot ciamik untuk menikmati detik-detik peralihan dari siang menuju malam.

Entah di tengah kota maupun yang jaraknya jauh, senja di Belitung selalu menyuguhkan pemandangan yang tak kan dilupakan para wisatawan.

Berikut sejumlah pantai yang bisa kamu singgahi untuk menikmati senja di Belitung.

Tempat menikmati senja di Belitung

1. Desa Nelayan Tanjung Binga

Jembatan beton yang menjorok beberapa puluh meter ke laut menjadi spot favorit para wisatawan yang ingin menyaksikan terbenamnya matahari di perkampungan nelayan Tanjung Binga.

Jembatan atau lebih tepatnya dermaga beton itu memungkinkan kita untuk berjalan cukup jauh  ke tengah laut untuk menikmati senja.

Perahu nelayan yang terparkir maupun hilir mudik menjadi foreground yang indah untuk diabadikan dalam bentuk foto bersama latar matahari yang terbenam.

Jika ingin pemandangan lain dari sekedar matahari yang terbenam, kita dapat langsung turun ke bibir pantai. Mengabadikan matahari terbenam dari balik tiang-tiang dermaga, baik dermaga beton yang berdiri kokoh maupun dermaga kayu yang dibangun oleh para nelayan di Tanjung Binga.

Tanjung Binga merupakan perkampungan nelayan yang cukup besar di Belitung.

Uniknya, nelayan di Tanjung Binga tak hanya berasal dari Belitung saja namun kebanyakan dari mereka justru berasal dari suku Bugis, suku yang dikenal sebagai asal para pelaut ulung.

Berbeda dari banyak pantai yang ada di Belitung, Tanjung Binga tak menawarkan begitu banyak keindahan yang kasat mata.

Kegiatan para nelayan dan interaksi menjadi suguhan pemandangan yang tak kalah seru untuk diabadikan. Tempat ini juga menjadi tempat alternatif keberangkatan untuk menjelajah ke pulau lengkuas, batu berlayar dan lainnya.

2. Pantai Tanjung Tinggi

Ini adalah pantai yang cukup terkenal di Belitung, terlebih saat keindahannya tertekam dan tersebar melalui film berjudul Laskar Pelangi.

Tanjung tinggi tak hanya indah dilihat saat matahari sedang terang. Jika banyak memiliki waktu luang kita dapat menghabiskan waktu dan menikmati senja di tepi pantai setelah puas mengeksplorasi bebatuan granit berukuran raksasa yang banyak terdapat di sekitar Pantai Tanjung Tinggi.

Jika beruntung mendapatkan posisi yang tepat, wisatawan akan mendapatkan pemandangan yang jarang ditemukan di pantai-pantai lain.

Matahari akan terbenam malu-malu dibalik susunan batuan granit yang tersebar disekitar pantai tersebut.

Jika ingin menikmati senja dengan suasana romantis, pesanlah tempat di Resto Lemadang yang terletak tepat di area parkir Tanjung Tinggi.

 

3. Pantai Tanjung Pendam

Terletak di tengah kota Tanjung Pandan yang menjadi ibu kota Kabupaten Belitung, pantai ini menjadi pantai paling ramai dikunjungi wisatawan sekaligus wisata pantai dengan fasilitas terlengkap.

Pantai seluas 22 hektar ini dikelola langsung oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Belitung.

Banyak kegiatan yang bisa dilakukan di kawasan pantai ini selain menunggu matahari terbenam antara lain bermain pasir, berjemur, bersantai di pendopo-pendopo yang disediakan atau bermain layang-layang di sekitar pantai maupun di area lapangan yang cukup luas.

Bagi penyuka benda-benda seni, sebuah pasar seni sederhana juga dibangun disekitar pantai menawarkan karya seni masyarakat Belitung.

Pada saat air laut surut, Pantai Tanjung Pendam akan terlihat seperti hamparan pasir yang luas. Air yang masih terjebak membentuk laguna yang memungkinkan wisatawan lebih jauh menggali keindahan Pantai Tanjung Pendam.

Wisatawan yang akan menghabiskan waktu di sekitar pantai, perlu memperhatikan adanya lubang-lubang pasir hisap yang tercipta dari lubang bekas tambang.

 

Meski kabarnya lubang-lubang ini telah ditimbun sehingga meminimalisir dampak yang ada namun wisatawan tetap diminta untuk berhati-hati.

Lubang ini akan menjebak siapa saja yang menginjaknya dan bagi wisatawan yang lengah akan terasa dihisap masuk kedalam pasir halus tersebut.

Sesaat sebelum matahari terbenam pastikan kita telah berada di area bibir pantai untuk menyaksikan sang surya secara dramatis terbenam ke lautan. Tepat di depan pantai Tanjung Pendam terdapat Pulau Kalamoa, pulau ini seolah memberikan ornamen unik bagi pemandangan senja di Tanjung Pendam.

Jangan buru-buru beranjak setelah menikmati senja. Menikmati secangkir kopi Kong Djie yang legendaris sambil berbincang dengan wisatawan lainnya bisa menjadi pilihan menghabiskan waktu di tempat ini.

Bagi yang menyukai keriuhan, bisa memilih kafe yang menyuguhkan live music dari berbagai genre. Bagi pecinta musik Reggae, Café Kareso akan menjadi tempat yang menyenangkan, musik Reggae dari berbagai era akan diputar ditempat ini bahkan tak jarang kedai milik Haji Tarek ini mengundang musisi Reggae Nasional untuk memeriahkan suasana.

Jika makan malam tiba, wisatawan dapat memilih puluhan kedai dan rumah makan berdiri disekitar pantai. Hidangan olahan ikan laut hingga mie instan bisa ditemukan disini tinggal menyesuaikan dengan keadaan kantong dan budget yang dimiliki.

(Nationalgeographic.co.idYushanti Pratiwi)

Author: Ido Jour

Tinggalkan komentar