5 Bangunan Tertua di Dunia

Bangunan tertua di dunia kebanyakan teridentifikasi di Eropa.

Pada zaman dahulu, ketika teknologi masih minim, manusia telah memiliki akal untuk melakukan sesuatu.

Salah satunya ialah manusia dapat membuat bangunan yang tidak sedikit bahkan bisa bertahan lama sampai sekarang.

Bangunan tertua di dunia

Keberadaan bangunan tua di dunia bisa menjadi penelitian bagaimana kecerdasan manusia di masa lalu berevolusi.

Berikut ini adalah bangunan tertua di dunia:

1. Barnenez di Perancis (4850 SM)

Cairn of Barnenez adalah salah satu bangunan tertua di dunia karena dibangun pada tahun 4850 sebelum masehi (SM).

Dikutip dari World Atlas, monumen yang terletak di Brittany Perancis ini memiliki panjang 72 meter, lebar 20-25 meter, dan tinggi 9 meter, serta terdiri dari 11 ruang pemakaman dengan lorong.

Menurut Pusat Monumen Nasional Perancis, Cairn of Barnenez adalah representasi dari periode Neolitikum ketika penggunaan batu poles, peternakan dan pertanian dimulai.

Bangunan yang berada di atas bukit di sepanjang pantai Selat Inggris ini mencolok karena penampilannya yang panjang dan pola susunan batu yang bergerigi.

Batu-batu tersebut memiliki ukiran berbentuk V dan sumbu bertitik. Sedangkan pintu masuk ruang pemakaman menghadap tenggara menuju matahari terbit.

2. Tumulus Of Bougon di Perancis (4700 SM)

Tumulus Bougon adalah rangkaian lima gundukan kuburan yang berasal dari tahun 4700 SM, di wilayah Bougon di Perancis Barat.

Pemakaman dari periode Zaman Batu Baru ini ditemukan pada 1840 oleh para arkeolog, dan merupakan gundukan kuburan tertua di Eropa.

Tumulus Bougon memberikan gambaran sejarah umat manusia di era Neolitikum, dan munculnya komunitas agraris, teknologi baru seperti pemolesan batu, tenun, tembikar, dan pemukiman manusia. Pasalnya, pada zaman Neolitikum, orang mati dikuburkan bersama sesajen.

3. Tumulus Saint-Michel di Perancis (4500 SM)

Masih di Perancis. Tumulus Saint-Michel adalah gundukan kuburan berbatu yang terletak di sebelah timur Carnac di barat laut Perancis.

Gundukan ini berasal dari tahun 4500 SM dan memiliki tinggi 12 meter, panjang 125 meter, dan lebar 60 meter menjadikannya sebagai gundukan kuburan terbesar di benua Eropa.

Di puncak Tumulus Saint-Michel terdapat kapel yang menawarkan pemandangan kuno indah, Teluk Quiberon, dan semenanjung Rhuys. Kapel ini didedikasikan untuk Malaikat Tertinggi Michael.

Ketika para arkeolog menggalinya, mereka menemukan benda-benda berharga yang dibuat dari batu giok Italia.

Ini menjadi sebuah bukti bahwa gundukan tersebut adalah tempat pemakaman seseorang dengan status sosial tinggi.

4. Monte D’Accoddi di Italia (4000 SM)

Monte D’ Accoddi adalah situs arkeologi yang ditemukan pada tahun 1954 dan terletak di Sassari, Sardinia utara, Italia. Bangunan ini juga dijuluki sebagai piramida berundak Italia.

Para sejarawan berasumsi bahwa situs ini adalah sebuah altar atau kuil, karena tidak ada pintu masuk atau sebuah ruangan.

Monte d’ Accoddi memiliki alas berukuran 27 meter kali 27 meter dan tinggi 5,5 meter. Bidang di atasnya berukuran 12,5 meter kali 7,2 meter yang diakses melalui tanjakan.

Situs ini adalah representasi paling menyeluruh dari prasejarah Sardinia karena memiliki elemen inovasi dan tradisi paling penting selama peralihan dari Neolitik (Zaman Batu baru), ke periode Eneolitikum (transisi antara Zaman Neolitik dan Perunggu), berdasarkan catatan sejarah yang diberikan oleh Universitas Sassari.

5. Knap Of Howar di Skotlandia (3700 SM)

Knap of Howar adalah situs Neolitik (zaman batu baru) di Pulau Papa Westray di Orkney, Skotlandia.

Bangunan yang dilestarikan di situs ini dianggap sebagai rumah batu tertua di Eropa utara, dan dibangun pada tahun 3700 dan 3500 SM.

Bangunan ini terdiri dari dua rumah yang disebut sebagai lahan pertanian dan dibangun melalui konstruksi batu kering dengan lorong yang berdekatan di antara keduanya.

Rumah-rumah tersebut memiliki dua lemari dan bilik serta telah ditempati selama 500 tahun. Sedangkan dinding batu farmstead tingginya 1,6 meter.

Dari penggalian arkeologi pada tahun 1930 dan 1970-an, diperkirakan bahwa bangunan ini dibangun di atas situs yang lebih tua dan merupakan inti dari usaha pertanian pada era tersebut.

sumber: kompas.com

Author: Gerai Kendhil

Tinggalkan komentar