5 Jenis Ular Laut yang Harus Diwaspadai saat Snorkeling

Keberadaan ular sebagai hewan reptil tidak hanya berhabitat di darat saja, ada ular laut dengan bisa tak kalah ganas dengan king kobra. Maka, penyelam yang sedang snorkeling di sekitar tepi laut harus tetap waspada.

Dilansir dari berbagai sumber, inilah ular laut berbahaya yang harus dihindari saat snorkeling:

1. Banded Sea Krait

Mengutip atas oceana.org, banded sea krait sering dikenal dengan nama ular pita karena dua perpaduan warna hitam putih pada kulitnya. Ular laut jenis ini banyak mendiami Samudra Hindia dan Pasifik, dan banded sea krait lebih sering menuju daratan untuk mencari makan maupun bereproduksi. Ular dengan warna khas hitam serta putih ini merupakan predator aktif dengan kemampuan elastisitas tubuh yang baik. Melalui racunnya banded sea krait mampu melumpuhkan sesuatu yang ia anggap musuh maupun mangsa.

2. Coral Snake

Seperti namanya, coral snake banyak bermuara di dasar-dasar maupun bagian dalam karang. Untuk mengenalinya maka perhatikan bagian tubuhnya yang menyerupai pita melingkar yang berwarna-warni. Dikutip dari laman National Library of Medicine, ular karang ada yang beracun dan tidak, yang beracun cenderung memiliki corak warna-warni. Racunnya bisa menimbulkan kegagalan pernapasan yang berakibat atas kematian.

3. Elapid

Ular elapid terbagi atas dua jenis berdasarkan habitatnya, ada elapid darat dan elapid akuatik yang membedakan keduanya terletak pada bentuk tubuhnya. Dilansir atas britannica.com, elapid akuatik memiliki tulang ekor menyerupai dayung dengan taring pendek di bagian mulut atasnya. Ular ini lincah bergerak, mereka menyerang mangsa dengan sekali tusukan serta menyuntikkan racun yang merusak sel darah. Efek yang ditimbulkan yakni kegagalan jantung serta paru-paru.

4. Taipan

Masih dari laman yang sama, taipan memiliki warna krem, abu-abu, hingga cokelat saat terjadi perubahan musim warna kulitnya ikut berganti. Mereka sangat agresif jika merasa diserang dan langsung menyuntikkan racunnya melalui gigitan. Racun taipan dengan dosis tertentu bahkan mampu mengambil nyawa manusia dalam beberapa jam saja. Taipan dikenal sebagai ular paling beracun di dunia.

5. Bandy-Bandy Snake

Selain banded sea krait, bandy-bandy juga memiliki warna hitam dan putih yang khas. Mengacu pada laman snakerescuesunnycoast.com.au, ular ini cenderung nokturnal atau lebih banyak beraktivitas di malam hari dan cenderung tidur di terumbu karang saat pagi hari. Bandy-bandy cenderung penyendiri dan tak banyak menyerang, namun, demikian ular laut ini juga masih memiliki bisa yang dapat menyakiti korbannya ketika tergigit.

sumber: tempo.co

Author: Gerai Kendhil

Tinggalkan komentar