5 Pesona Pura Lempuyang, Gerbang Surga yang Tidak Bisa Dilewatkan

Lempuyang Temple atau Pura Lempuyang, terletak di Kabupaten Karangasem, Bali, Indonesia, adalah salah satu tempat paling ikonik dan telah menjadi tujuan wisata populer bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Pura ini termasuk salah satu pura tertua dan tertinggi di Bali.

Merupakan salah satu pura terpenting di Bali dan dianggap sebagai tempat sakral. Didedikasikan untuk Dewa Penjaga Surga, dan dikenal sebagai “I Dewa Hyang”. Dewa Penjaga Surga diyakini melindungi umat manusia dan alam semesta, dan merupakan salah satu tempat utama dimana mereka diberikan penghormatan.

Lempuyang Temple juga dikenal karena memiliki rangkaian tangga panjang menuju akses ke pura utama. Total tujuh puncak/lantai dan terdapat sekitar 1.700 anak tangga yang harus dilewati untuk mencapai puncak tertinggi, Pura Utama Sad Kahyangan Lempuyang Luhur.

Terdapat stana khusus ditempatkan di Puncak Lempuyang. Stana ini adalah tempat ibadah tertinggi dan dihormati oleh para pandita dan umat Hindu Bali. Selain Dewa Penjaga Surga, stana ini juga dihormati oleh para roh dan dewa lain yang diyakini hadir di pura ini.

5 Pesona Pura Lempuyang

Pura Lempuyang adalah tempat dengan menawarkan keindahannya sepanjang hari, tetapi ada saat-saat tertentu yang membuat kunjungan Anda lebih istimewa. Terkenal dengan “Gerbang Surga”, membingkai Gunung Agung, dan pemandangan lainnya, berikut 5 Pesona Pura Lempuyang:

1. Gerbang Surga yang Terkenal

Salah satu daya tarik utama Lempuyang Temple adalah Gerbang Surga. Gerbang ini adalah salah satu dari sejumlah gerbang di kompleks pura ini, dan dia ditempatkan dengan sangat cermat sehingga tampak seolah-olah menjadi pintu gerbang menuju alam surgawi.

Gerbang Surga memberikan pemandangan menakjubkan dan latar belakang Gunung Agung nan megah, salah satu gunung berapi paling suci di Bali. Gerbang ini terlihat sangat dramatis saat matahari terbit. Jika Anda ingin mengunjunginya dengan cahaya terbaik, disarankan untuk datang pada pagi hari, sekitar jam 6 hingga 7 pagi.

Seorang pengunjung di bawah Pura Lempuyang, Bali. Foto: TEMPO| Istiqomatul Hayati.

2. Merasakan Suasana Spiritual

Pura Lempuyang menawarkan pengunjung suasana spiritual mendalam. Saat Anda memasuki kompleks ini, Anda akan merasakan ketenangan dan keheningan yang jarang Anda temui di tempat wisata lain. Pura ini adalah tempat ibadah penting bagi umat Hindu Bali, dan aura keramatnya sangat kuat.

Pengunjung diharapkan untuk menjaga keheningan dan berperilaku dengan hormat saat berada disini. Suasananya menciptakan kesempatan untuk merenung, meditasi, atau sekadar menikmati momen damai, jauh dari keramaian dunia luar.

3. Karya Arsitektur Memukau

Lempuyang Temple memiliki arsitektur memukau bagi para pengunjung. Bangunan-bangunan di dalam kompleks pura ini dirancang dengan indah, dengan ornamen-ornamen detail teliti. Anda akan menemukan gerbang batu, candi-candi, dan stana-stana mengesankan di sepanjang perjalanan Anda melalui pura ini.

Salah satu contoh paling menarik adalah Pura Penataran Agung, salah satu pura utama di kompleks Lempuyang Temple. Pura ini menonjol dengan tangga granit besar dan mengarah ke pintu masuk utama. Ketika Anda melihat arsitekturnya, Anda akan merasa kagum oleh keterampilan para pengrajin tradisional Bali.

4. Keindahan Alam yang Menakjubkan

Terletak di dataran tinggi, sehingga selama perjalanan, Anda akan disuguhi pemandangan alam luar biasa. Hutan hijau dan lingkungan alam sekitarnya memberikan nuansa sangat asri dan damai. Anda akan melewati hutan rimbun dan dapat merasakan udara segar. Ini adalah pengalaman berharga, dan sangat kontras dengan kebisingan dan kehidupan perkotaan.

5. Aura Magis di Sekitar Pura

Dikenal karena aura magis menyelimuti tempat ini. Para biksu dan pemuka agama Hindu Bali sering melakukan ritual dan persembahan di sini. Aura ini bisa sangat menggetarkan, dan pengunjung sering merasa terhubung dengan energi spiritual yang kuat di tempat ini.

Harga Tiket Masuk

Merangkum dari berbagai sumber, untuk masuk ke Lempuyang Temple, Anda perlu mempersiapkan tiket masuk dibandrol dengan harga Rp50.000. Harga dapat berubah sewaktu-waktu, tergantung dengan kebijakan pihak pengelola. Bagi para wisatawan jangan lupa untuk memerhatikan jam operasionalnya ya! Dimulai dari 07.00-22.00 WITA, dan beroperasi setiap hari lho!

Pantangan Pura Lempuyang

Dikarenakan ini adalah tempat sakral, Anda juga harus menaati berbagai aturan. Terdapat beberapa pantangan saat mengunjungi Lempuyang Temple, yaitu:

    • Hindari berpakaian terlalu terbuka. Pakailah pakaian sopan dan menghormati tradisi agama Bali.
    • Jangan berbicara terlalu keras atau mengganggu pengunjung lain yang sedang beribadah atau bermeditasi.
  • Jangan merokok atau minum alkohol di dalam kompleks pura.
  • Jangan meraih, mengganggu, atau merusak barang-barang suci di pura.
  • Mematuhi aturan dan pantangan ini adalah cara untuk menghormati budaya dan kepercayaan masyarakat Bali.

sumber: tempo.co

Author: Gerai Kendhil

Leave a Comment