Apa Saja Vitamin yang Baik untuk Pasien Covid-19?

Vitamin sangat baik dikonsumsi untuk mencegah tubuh tertular dari infeksi covid-19. Akan tetapi, tidak hanya bagi mereka yang belum terinfeksi covid-19 mengonsumsi vitamin atau suplemen juga dibutuhkan oleh pasien yang terinfeksi covid-19.

Dengan memenuhi kebutuhan tubuh akan vitamin dan suplemen, pasien covid-19 juga bisa sembuh lebih cepat.

“Saat ini untuk penderita covid-19 ada panduan mengenai suplemen apa saja yang harus dikonsumsi. Dan biasanya vitamin dan suplemen tersebut harus sesuai panduan. Dan bukan hanya vitamin untuk daya tahan tubuh, tetapi juga mineral,” ujar dr. Carlinda Nekawaty, Medical Expert dari Combiphar dalam Virtual Media Briefing Combiphar Health Desk, Senin, 28 September 2020.

Menurut dr. Carlinda, vitamin berfungsi untuk meningkatkan sistem imunitas pada pasien covid-19. “Salah satunya adalah vitamin C, vitamin D, vitamin E, serta mineral seperti zinc dan selenium yang juga dibutuhkan oleh pasien covid-19,” ujarnya. 

Vitamin dan mineral tersebut memiliki banyak manfaat. Menurut dr. Carlinda, manfaat vitamin C di antaranya adalah: 

1. Selenium yang penting untuk menjaga kesehatan

Berfungsi dalam pembentukan jaringan kolagen, jaringan ikat, dinding kapiler, matriks tulang.

2. Sebagai antioksidan, antistres

Diperlukan pada proses penyembuhan luka, periode pertumbuhan dan dapat mencegah common cold (batuk pilek) jika dikonsumsi dalam dosis tinggi.

“Beberapa tanda dan gejala defisiensi vitamin C di antaranya adalah kelelahan, napas pendek, kejang otot, nyeri persendian, nafsu makan berkurang, kulit menjadi kering atau kasar, perdarahan gusi, mulut dan mata kering, luka sulit sembuh, anemia, serta depresi,” jelas dr. Carlinda.

Untuk, itu dr. Carlinda menyarankan untuk mengetahui komposisi kebutuhan vitamin yang tepat agar bisa mengoptimalkan sistem imunitas. Dengan begitu, risiko kesehatan bisa dihindari. 

“Dalam kondisi normal, kebutuhan vitamin C pada orang dewasa adalah 75-90 mg/hari. Untuk kelompok yang cukup rentan seperti ibu  hamil dan masyarakat usia lanjut, sudahpasti memiliki kebutuhan vitamin lebih tinggi,” tutupnya.

sumber: medcom.id

Author: Gerai Kendhil

Leave a Reply