Deretan Wisata Alam di Kota Surabaya yang Mempesona

Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia sekaligus Ibu Kota Provinsi Jawa Timur (Jatim). Meski telah berstatus kota metropolitan, Surabaya tetap memiliki beragam keindahan alam yang cocok dijadikan tempat liburan keluarga.

Wali Kota Surabaya mengunjungi salah satu destinasi wisata alam di Surabaya.

Wali Kota Surabaya mengunjungi salah satu destinasi wisata alam di Surabaya.© Disediakan oleh Kompas.com

Destinasi wisata alam itu lokasinya tersebar di beberapa wilayah Surabaya. Berikut adalah ulasan lengkapnya.

  1. Romokalisari Adventure Land“Di lokasi tersebut terdapat tujuh wahana. Ada berkuda, juga ada playground. Jadi, ayo coba Adventure Land di Romokalisari yang luar biasa ini,” kata Eri dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (7/10/2022).

    Adapun wahana yang ada menawarkan beragam sensasi wisata itu memiliki harga tiket bervariasi. Dalam pengelolaan Romokalisari Adventure Land, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya juga melibatkan 100 warga masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Adapun mereka merupakan warga Rusun Romokalisari dan dari kelurahan setempat.

    “Jadi, semua hasil penjualan tiket akan diberikan kepada masyarakat Surabaya yang bekerja di lokasi tersebut. Insyaallah ada 100 orang MBR yang bekerja di Romokalisari Adventure Land,” kata Eri.

    Wisata alam pertama adalah Romokalisari Adventure Land yang diresmikan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pada Minggu (25/9/2022). Destinasi wisata yang berdampingan dengan Rusun Romokalisari, Kecamatan Benowo, ini lokasinya berada di pesisir pantai utara Surabaya.Selain lokasinya yang berhadapan langsung dengan laut, Romokalisari Adventure Land juga menawarkan sejumlah wahana menarik. Sebanyak tujuh macam wahana bisa dinikmati pengunjung, seperti playground, mini zoo, arena berkuda, all terrain vehicle (ATV), kano dan sekoci di kawasan mangrove, serta jetski.Eri Cahyadi mengatakan bahwa Romokalisari Adventure Land tak kalah menarik dengan destinasi wisata alam lain yang ada di luar Kota Surabaya.

  2. Kebun Raya MangroveWilayah pesisir Pantai Timur Surabaya (Pamurbaya) menyimpan keindahan alam yang eksotis. Lokasinya membentang mulai dari kawasan mangrove Gunung Anyar-Medokan Sawah hingga Wonorejo-Keputih. Hingga sekarang, Pemkot Surabaya terus melakukan penataan sekaligus pengembangan kawasan Pamurbaya.

    Bahkan, Eri mengatakan bahwa saat ini Pemkot Surabaya tengah melakukan penataan sekaligus mengoneksikan kawasan mangrove Gunung Anyar dan Medokan Sawah.

    “Pada sisi Mangrove Gunung Anyar, Pemkot Surabaya akan fokus pada wahana wisata perahu atau susur sungai,” ujarnya.

    Sementara di Mangrove Medokan Sawah, pemkot telah melengkapinya dengan sejumlah wahana permainan yang dapat dinikmati oleh wisatawan mulai dari sepeda air, ATV, spot foto, hingga wahana perahu atau susur sungai, serta kuliner.

    “Ini menunjukkan bahwa Surabaya (merupakan) kota kedua terbesar di Indonesia. Namun, (masih) ada keindahan alam yang tersimpan di Kebun Raya Mangrove, baik untuk edukasi, penelitian, maupun menjadi wisata alam,” jelasnya.

    Salah satu kegiatan yang bisa dilakukan di tempat wisata alam di Surabaya.

    Salah satu kegiatan yang bisa dilakukan di tempat wisata alam di Surabaya.© Disediakan oleh Kompas.com
  3. Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran

    “Saya ingin menunjukkan bahwa Surabaya punya tempat wisata yang luar biasa,” ujarnya.

    Di samping menawarkan wisata alam berupa pantai, THP Kenjeran Surabaya juga dilengkapi aneka jajanan dan kuliner yang dapat dinikmati oleh para pengunjung. Setidaknya, ada sebanyak 197 stand pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di THP Kenjeran Surabaya.

    Wajah baru Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran Surabaya saat ini makin ciamik setelah dilakukan renovasi pada 2021. Hingga sekarang, Pemkot Surabaya tengah mengembangkan salah satu destinasi wisata di wilayah Kecamatan Bulak, Kota Surabaya tersebut.

    Eri mengatakan, dengan perubahan THP Kenjeran diharapkan dapat semakin memantik wisatawan untuk datang, baik wisatawan domestik maupun mancanegara.

  4. Wisata Sontoh Laut

    Pengunjung yang datang bisa menghabiskan waktu dengan berswafoto atau sekadar duduk bersantai di gazebo sembari menikmati kuliner.

    Sebelumnya, Pemkot Surabaya menggelar sayembara desain Wisata Sontoh Laut untuk pengembangan kawasan itu. Kontes ini bertujuan untuk mendorong partisipasi warga, khususnya generasi muda Surabaya, dalam pembangunan kotanya.

    Eri meyakini bahwa Wisata Bahari Sontoh Laut akan menjadi wadah bagi anak muda sekaligus destinasi tempat wisata baru yang menarik. Maka dari itu, program pembangunan Sontoh Laut sengaja tidak dilaksanakan langsung oleh Pemkot Surabaya.

    “Kalau pemuda ikut berpartisipasi, saya yakin hasil pembangunan Sontoh Laut akan maksimal. Saya ingin setiap pembangunan merupakan sumbangsih pemikiran dari seluruh warga Kota Surabaya,” kata Eri.

    Mengunjungi Kota Surabaya rasanya tidak lengkap jika belum mampir ke wisata Sontoh Laut. Lokasi wisata yang berada di Kampung Nelayan Sontoh Laut, Tambak Sarioso, Kecamatan Asemrowo ini menyuguhkan pemandangan laut dengan hutan bakau.

  5. Taman Hutan Raya (Tahura)Selain destinasi wisata alam yang berada di pesisir pantai, Surabaya juga memiliki sejumlah Taman Hutan Raya (Tahura) yang dapat dijadikan spot liburan saat akhir pekan.

    Ada beberapa pilihan Tahura di Surabaya yang masing-masing memiliki kekhasan tersendiri. Misalnya, Tahura Balas Klumprik, Tahura Pakal I dan II, Tahura Lempung, serta Sentra Pertanian Terpadu Jeruk.

    Selain dipenuhi berbagai jenis pepohonan, Tahura di Surabaya juga dilengkapi dengan tambak-tambak yang diisi dengan budi daya ikan.

Selain destinasi wisata alam, Eri mengungkapkan bahwa masih banyak lagi spot wisata lain di Surabaya yang dapat digunakan sebagai tempat liburan bersama keluarga, seperti kawasan Kota Tua, wisata susur Sungai Kalimas, dan Kebun Binatang Surabaya (KBS).

“Selain wisata heritage, kami juga akan memanfaatkan destinasi wisata alam untuk kepentingan umat agar semua kegiatan ekonomi bergerak di Surabaya,” ujarnya.

 

sumber: kompas.com

Author: Gerai Kendhil

Tinggalkan komentar