Nonton KAWS Holiday di Candi Prambanan, Bisa Mampir ke 9 Wisata Ini

 Candi Prambanan tengah menyedot perhatian wisatawan Indonesia. Namun, bukan karena bangunan candi melainkan keberadaan sebuah boneka raksasa berwarna merah muda di kompleks situs bersejarah itu.

Namanya adalah KAWS: Holiday, sebuah karya seni berupa boneka raksasa dari balon dengan tinggi 15 meter dan panjang 45 meter. Balon berwarna merah muda tersebut tampak sedang rebahan ke arah langit sembari menutup mata.

 

Selain menonton KAWS: Holiday, wisatawan bisa berkunjung ke sejumlah tempat wisata di sekitar Candi Prambanan.

Apa itu KAWS: Holiday

Lantas, apa itu KAWS: Holiday?

KAWS: Holiday merupakan karya seni ciptaan seniman asal Amerika Serikat, Brian Donnelly. Patung tersebut hadir di kompleks Candi Prambanan pada 19-31 Agustus 2023.

Kunjungan KAWS: Holiday ke Indonesia ini merupakan perjalanan ke-10 sejak tur dunia pada 2018 lalu. Selain Indonesia, KAWS: Holiday juga mengunjungi sejumlah kota di dunia, seperti Soeul, Taipei, Hong Kong, Tokyo, Bristol, Singapura, Gunung Chiangbai, Melbourne dan lainnya.

Dalam lawatannya, bentuk patung KAWS: Holiday beragam. Wisatawan yang ingin melihat KAWS: Holiday bisa datang ke Candi Prambanan pada pukul 07.00 WIB sampai 17.30 WIB.

 

Wisata dekat KAWS Holiday di Candi Prambanan

Selain menonton KAWS: Holiday, wisatawan bisa berkunjung ke sejumlah tempat wisata di sekitar Candi Prambanan.

1. Keraton Ratu Boko

Ratu Boko terletak sekitar 5 kilometer (km) ke arah selatan dari Candi Prambanan, atau 15 menit berkendara. Tepatnya di Jalan Raya Piyungan – Prambanan Nomor 2, Gatak, Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman.

Kawasan Ratu Boko berlokasi di atas bukit dengan ketinggian sekitar 195,97 mdpl, berdasarkan informasi dari website Borobudur Park. Situs bersejarah ini bukan sebuah candi, melainkan reruntuhan kerajaan, sehingga disebut Keraton Ratu Boko.

Sebab, menurut legenda situs tersebut merupakan istana Ratu Boko yang merupakan ayah dari Roro Jonggrang. Diperkirakan, situs Ratu Boko dibangun pada abad ke-8 oleh Wangsa Syailendra yang beragama Buddha, namun kemudian diambil alih oleh raja-raja Mataram Hindu.

2. Tebing Breksi

Tebing Breksi merupakan obyek wisata berupa perbukitan batuan breksi bercorak unik. Tempat wisata ini merupakan bekas tambang yang berhenti operasi pada 2014 lalu.

Batuan breksi yang ada di kawasan tersebut diketahui sebagai hasil aktivitas vulkanis Gunung Api Purba Nglanggeran. Pengunjung bisa berfoto dengan latar belakang batuan tebing unik.

Lokasinya terletak di Desa Sambirejo, Prambanan, Kabupaten Sleman. Dari Candi Prambanan, jaraknya sekitar 7 km atau 17 menit berkendara.

3. Candi Plaosan

 

Candi Plaosan merupakan peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang bercorak agama Buddha. Letak Candi Plaosan berada di Dukuh Plaosan, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, atau sekitar 2 km dari Candi Prambanan.

Kompleks Candi Plaosan terbagi menjadi dua bangunan utama, yaitu Candi Plaosan Lor (sisi utara) dan Candi Plaosan Kidul (sisi selatan). Oleh karena itu, Candi Plaosan disebut candi kembar, karena bentuk keduanya sangat mirip

Selain itu, candi Buddha ini terbilang unik, karena arsitekturnya memiliki campuran dengan Candi Hindu. Candi Plaosan adalah salah satu spot hunting foto sunset terbaik yang menjadi incaran para fotografer.

4. Candi Sewu

Candi Sewu merupakan candi bercorak Buddha yang berlokasi di Dukuh Bener, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten. Lokasinya berdekatan dengan Candi Prambanan sekitar 1 km, sehingga bisa ditempuh dengan jalan kaki selama 16 menit.

Candi Sewu merupakan kompleks candi Buddha terbesar kedua setelah Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah. Saat memasuki area candi, pengunjung akan menjumpai arca Dwarapala.

Pada kompleks candi, terdapat sebuah candi utama, delapan candi pengapit atau candi antara, dan 240 candi perwara. Candi Sewu diperkirakan dibangun abad ke-8 atas perintah Rakai Panangkaran, penguasa Kerajaan Mataram pada waktu itu yang memerintah pada 746-784 masehi.

5. Candi Sojiwan

Candi Sojiwan terletak di Dukuh Kalongan, Desa Kebon Dalem Kidul, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten. Letak Candi Sojiwan berada dekat dengan kompleks Candi Prambanan dan Keraton Ratu Boko.

Candi Sojiwan bercorak perpaduan Hindu dan Buddha. Hal ini terlihat dari atap candi berbentuk stupa yang mewakili agama Buddha dan bentuk tubuh candi yang ramping seperti candi bercorak Hindu.

Candi peninggalan Kerajaan Mataram Kuno ini memiliki relief fabel Jataka dan Awadana. Candi Sojiwan memiliki ketinggian hingga 27 meter dengan denah alas berukuran 20 x 20 meter.

6. Candi Bubrah

Candi Bubrah merupakan satu dari empat candi peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang berada dalam kawasan Candi Prambanan. Jaraknya sekitar 1 km, sehingga bisa jalan kaki selama 15 menit.

Letak Candi Bubrah berada di antara Candi Lumbung dan Candi Sewu. Secara administratif, candi ini terletak di Dukuh Bener, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten.

Nama bubrah berasal dari bahasa Jawa yang berarti rusak atau hancur berantakan. Penamaan Candi Bubrah karena kondisi candi saat ditemukan berupa reruntuhan.

Candi yang berukuran 12×12 meter ini kemudian dipugar pada 2016-2017 hingga menjadi bangunan utuh seperti sekarang ini.

 

7. Candi Lumbung

Candi Lumbung merupakan candi bercorak Buddha yang diperkirakan didirikan sekitar abad ke-9 sampai abad ke-10, pada masa Kerajaan Mataram Kuno.

Nama lumbung berasal dari sebutan masyarakat sekitar, karena bentuknya yang mirip lumbung yakni bangunan tempat penyimpanan padi. Kompleks candi ini terdiri dari candi induk yang dikelilingi oleh 16 candi perwara. Namun demikian, candi utama sudah berupa reruntuhan.

Lokasi Candi Lumbung berada di Dukuh Bener, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten. Jaraknya dari Candi Prambanan sekitar 1,3 km sehingga bisa jalan kaki selama 10 menit.

8. Spot Riyadi

Destinasi wisata ini merupakan spot terbaik untuk menyaksikan kemegahan Candi Prambanan dari ketinggian, berdasarkan informasi dari Kompas.com (12/11/2018). Jika cuaca cerah, pengunjung juga bisa menyaksikan panorama Gunung Merapi yang berdiri kokoh di sisi utara.

Spot Riyadi berada di tengah hamparan pegunungan, tepatnya di Dusun Dawangsari, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman. Jaraknya dari Candi Prambanan sekitar 4,4 km atau 12 menit berkendara.

Obyek wisata ini menjadi incaran para fotografer yang ingin mengabadikan Candi Prambanan. Waktu terbaik memotret Candi Prambanan dari Spot Riyadi adalah pagi dan sore hari.

9. Es Coklat Impian

Jika mencari wisata dekat Candi Prambanan, maka wisata kuliner bisa jadi alternatif. Salah satunya adalah Es Coklat Impian, yang berjarak sekitar 2 km dari lokasi candi.

Daya tarik kafe ini adalah berada di pinggir rel kereta api. Jadi, sembari menyeruput minuman cekelat, pengunjung bisa menyaksikan kereta api yang melintas.

Kafe yang berbasis di Kecamatan  Ngaglik, Kabupaten Sleman ini telah memiliki sekitar 40 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia, seperti dikutip dari laman resminya.

Salah satu outlet Es Coklat Impian yang menawarkan pemandangan rel kereta api berlokasi di Prambanan, tepatnya di Jalan Randusari, Klurak Baru, Bokoharjo, Kecamatan  Prambanan, Kabupaten Sleman.

Sesuai namanya, menu utama kafe ini adalah minuman cokelat dan roti. Uniknya, minuman cokelat tersebut dihidangkan dalam cangkir lawas berwarna hijau. Adapun harga secangkir es cokelat mulai dari Rp 6.500 hingga Rp 17.500 per gelas. Ada pilihan menu lainnya seperti cokelat panas, kopi cokelat, dan roti.

sumber: kompas.com

Author: Gerai Kendhil

Leave a Reply