Soto Gunting di Klaten, Uniknya Gunting Paru sampai Babat Sebelum Makan

Gunting mungkin jadi benda asing di meja makan ketika berkunjung ke warung soto. Namun, gunting ini jadi daya tarik sendiri di Soto Gunting Pak Randi, Klaten.

Pada setiap meja makan tersedia gunting untuk menggunting lauk pendamping makan soto mulai dari paru sampai babat.

Kedai Soto Gunting Pak Randi ini terletak di jalan arah Solo-Yyogyakarta, tepatnya di Dukuh Jetis, Desa Klepu, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, sebelum Terminal Penggung.

Pegawai Warung, Haryanti (41) mengatakan kalau usaha ini merupakan usaha keluarga yang sudah turun temurun selama puluhan tahun.

 

“Dulu awalnya yang jual kakek sekitar tahun 1970-an, lalu diturunkan ke bapak, dan sekarang diteruskan sama cucu,” ujar Haryanti kepada TribunSolo.com, Kamis (4/5/2023).

Seperti pada umumnya, soto ini memiliki isian nasi, potongan kol, tauge, irisan seledri, lalu diguyur kuah yang berisi kaldu.

Hal yang unik adalah untuk lauknya, pengunjung harus menggunting sendiri.

Di meja telah disediakan piring berisi tempe goreng dan juga lauk berupa daging sapi, kulit, babat, hati, kikil, limpa, dan paru.

Pengunjung tinggal mengambil sendiri lauk tersebut, lalu digunting untuk tambahan lauk

Satu mangkok soto dihargai Rp 7.000, sementara untuk lauknya masing-masing dihargai Rp 5.000.

Waktu buka warung soto ini mulai pukul 05.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB.

Sumber: kompas.com

Author: Gerai Kendhil

Tinggalkan komentar