6 Jenis Sambal Pelengkapi Kuliner Nusantara, Bajak Sampai Tempoyak

Indonesia mempunya beragam suku, budaya, kebiasaan, bahkan kuliner. Salah satu kuliner yang sangat khas dan harus ada di setiap penyajian makanan yaitu sambal. Apapun jenis makanan, apapun olahannya sambal haruslah ada untuk melengkapi makanan tersebut.

Di Indonesia, banyak varian sambal berdasarkan dari asal beberapa daerah. Kegemaran terhadap sambal pun tidak muncul begitu saja. Sejarah mencatat orang Nusantara sejak 1814, sudah menggunakan cabai sebagai bahan masakan kuliner dan sudah tersaji di dapur mereka.

Nah, Karena itu kita perlu tau apa-apa saja sih sambal yang ada di Indonesia?

1. Sambal Bajak

Sambal ini sering ditemukan di daerah Jawa Timur ataupun Jawa Tengah. Sambal ini disebut sambal bajak karena sambal ini dulunya menjadi menu yang disajikan oleh istri-istri para petani yang sedang membajak sawah. Memiliki rasa yang dominan pedas dan manis, dengan warna merah pekat yang menggunakan banyak cabai merah besar dan cabai keriting dan selalu disajikan dalam kondisi matang dan sudah ditulis.

2. Sambal Terasi

Siapa sih yang tidak tahu dengan sambal terasi? Sambal dengan bahan utamanya yaitu terasi dengan aromanya yang khas dari terasi. Saat pengolahannya sambal terasi akan diuleg bersama cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, garam, gula jawa, dan terakhir tomat agar terasa semakin segar.

3. Sambal Matah

Sama seperti sambal terasi, sambal matah juga familiar dan menjadi favorit. Sambal ini berasal dari Bali, sambal ini disajikan mentah tanpa melalui proses ditulis dan uleg.

4. Sambal Cabe Ijo

Sambal.yang satu ini berasal dari Minang dan tidak lepas dari makanan padang. Memiliki warna jika yang berasal dari cabai hijau dan juga tomat hijau.

Baca: Sambal Tumpang Kuliner Unik Yang Disukai di Kediri

5. Sambal Tuktuk

Sambal tutuk merupakan sambal kebanggaan masyarakat Mandailinh Natal atau Tapanuli. Didalam sambal ini, terdapat ikam aso-aso yang menjadi ciri khasnya.

6. Sambal Tempoyak

Sambal tempoyak sangat populer di Sumatera Selatan atau Jambi. Keunikan dari sambal ini terletak pada bahannya yang menggunakan tempoyak atau fermentasi durian yang menjadi ciri khas dari sambal ini.

sumber: tempo.co

Author: Putri Balige

Leave a Reply