Batik Air Buka Rute Baru Makassar-Manado PP

Batik Air akan membuka rute baru penerbangan domestik yang menghubungkan Makassar melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin ke Bandara Internasional Sam Ratulangi di Manado.

Penerbangan perdana untuk rute baru ini akan dilakukan pada 20 November 2020. Layanan penerbangan PP ini dilakukan secara berjadwal satu kali setiap hari.

Baca juga: 

Batik Air bernomor ID-ID06266 dari Bandara Sultan Hasanuddin akan berangkat pukul 13.00 WITA dan diperkirakan akan mendarat di Bandara Sam Ratulangi pada 14.40 WITA.

Untuk layanan dari Manado masih di hari yang sama, Batik Air dengan penerbangan ID-6265 akan berangkat pukul 15.40 WITA dan dijadwalkan tiba pada 17.20 WITA.

“Rute baru tersebut akan memperkuat layanan Batik Air di Makassar dan Manado sebagai maskapai berkonsep layanan penuh (premium service airlines), dari rute-rute yang selama ini sudah berjalan,” kata Chief Executive Officer (CEO) Batik Air Capt. Achmad Luthfie dalam rilis resmi yang diterima Kompas.com, Rabu (18/11/2020).Ilustrasi pesawat dari maskapai penerbangan Batik Air landing di Bandara Soekarno-Hatta, (1/3/2020).© Disediakan oleh Kompas.com Ilustrasi pesawat dari maskapai penerbangan Batik Air landing di Bandara Soekarno-Hatta, (1/3/2020).

Capt. Achmad Lutfie memastikan bahwa seluruh operasional Batik Air tetap mengutamakan faktor keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan dijalankan sebagaimana pedoman protokol kesehatan.

Pembukaan rute baru ini akan semakin memberikan pilihan perjalanan udara bagi para tamu Batik Air terutama intra-Sulawesi. Juga bisa mengakomodasi permintaan pasar di kedua kota serta menjawab tren dan minat bahwa terbang itu aman.

“Selain itu, rute baru menjadi bagian pengembangan bisnis Batik Air di pasar penerbangan dalam negeri ini dan upaya mendukung program pemerintah dalam percepatan pemulihan perekonomian, salah satunya di sektor pariwisata,” terang Capt. Achmad Lutfie.

Di Indonesia bagian utara, Sulawesi Utara berada di jalur strategis dan telah memiliki beragam objek wisata.

Destinasi berjuluk Tanah Minahasa ini sudah banyak memikat kalangan wisatawan dan turis bisnis. Beberapa di antaranya karena keindahan lautnya, hamparan pegunungan dan bukit, ragam budaya, nuansa religi, serta keramahan lokal yang mendunia.

sumber: kompas.com

Author: Bang Ferry

GEOLOGIST LIKE COFFIE

Leave a Reply