Dikira Tanaman Hias, Ternyata Herbal yang Ampuh Menyembuhkan Penyakit

Pucuk merah (Syzygium myrtifolium) adalah tanaman hias yang berasal dari genus Syzygium.

Tanaman ini memiliki tunas daun berwarna merah menyala, sehingga disebut pucuk merah. Daun pucuk merah berbentuk oval dan lancip di bagian ujung.

Pucuk merah memiliki akar tunggang yang merambat dan terus membesar. Akarnya berbentuk bulat dan berwarna coklat. Jika tidak dipangkas rutin, pucuk merah dapat tumbuh hingga 6 meter dan lebar 2 meter.

Kandungan pucuk merah

Pucuk merah kaya akan senyawa bioaktif yang memiliki aktivitas antioksidan dan antibakteri. Senyawa-senyawa tersebut meliputi:

  • Fenol,
  • Flavonoid,
  • Asam betulinat,
  • Alkaloid,
  • Triterpenoid,
  • Steroid, Saponin.

Selain itu, pucuk merah juga mengandung asam betulinat yang dapat membantu merelaksasikan otot di dinding usus. Manfaat ini akan sangat berguna untuk meredakan keluhan kram perut dan diare.

Pucuk merah juga dipercaya dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Tanaman ini juga diyakini bermanfaat untuk menjaga tekanan gula darah tetap stabil

Lantas, apa saja manfaat tanaman pucuk merah?

Manfaat daun pucuk merah

Berikut manfaat kesehatan tanaman daun pucuk merah yang jarang diketahui:

1. Menurunkan risiko kanker

Tanaman pucuk merah, terutama bagian daun muda, mengandung fenolat, flavonoid, serta asam betulinat.

Ketiga zat dapat berkolaborasi dalam pengobatan alternatif untuk mengurangi risiko terkena tumor dan kanker. Namun demikian, klaim ini masih perlu penelitian lebih lanjut, termasuk pada manusia.

2. Mencegah penuaan dini

Manfaat antioksidan pada daun pucuk merah membantu melawan radikal bebas yang berada dalam tubuh.

Apabila kadar radikal bebas terlalu banyak dapat menyebabkan kerusakan sel tubuh, sehingga memicu beberapa masalah kesehatan, seperti peradangan, penuaan dini, dan lainnya.

Konsumsi daun pucuk merah membantu menekan kadar radikal bebas serta mencegah efek negatifnya, termasuk penuaan dini.

3. Minuman untuk ibu melahirkan

Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), Inggrid Tania mengatakan, tanaman pucuk merah sudah lama digunakan untuk pengobatan tradisional.

“Sebetulnya memang sejak dahulu pengobatan tradisional pernah menggunakan daun pucuk merah, entah yang segar atau kering,” kata Inggris, dikutip dari Kompas.com (27/9/2023).

Bahkan, tanaman pucuk merah di Bali dijadikan tonik (obat) untuk diminum ibu yang melahirkan atau bersalin.

4. Menurunkan kadar gula darah

Selain obat tradisional, tanaman pucuk merah juga telah digunakan sebagai pewarna makanan dan minuman kesehatan.

Pasalnya, tanaman ini juga mengandung zat aktif, seperti antioksidan, antiseptik, antidiabetes, dan antihipertensi.

Sebuah penelitian yang diterbitkan di Jurnal Farmasi Indonesia pada 2016 menunjukkan adanya hubungan antara daun pucuk merah dengan penurunan gula darah.

Disebutkan bahwa pemberian ekstrak n-heksana daun pucuk merah pada dosis 100, 200, dan 400 miligram(mg)/kilogram (kg) berat badan dapat menurunkan kadar glukosa darah pada hewan.

5. Mengatasi kram perut

Dikutip dari Bobo Grid (11/4/20233), daun pucuk merah mengandung asam betulinat yang diketahui dapat membantu merelaksasikan otot di dinding usus.

Manfaat ini akan sangat berguna untuk meredakan keluhan kram perut dan diare yang sering terjadi pada penderita sindrom iritasi usus besar.

6. Membunuh bakteri yang dibawa makanan

Selanjutnya, daun pucuk merah juga memiliki kandungan senyawa antimikroba yang baik bagi kesehatan.

Senyawa itu diketahui mampu melindungi tubuh dari keracunan makanan akibat dari kontaminasi bakteri.

Senyawa dalam pucuk merah juga efektif membunuh bakteri Salmonella dan E. coli yang dapat mengganggu sistem pencernaan.

7. Melawan radikal bebas

Daun pucuk merah kaya akan antioksidan yang dikenal mampu melawan radikal bebas.

Radikal bebas dapat menyebabkan kerusakan sel-sel dalam tubuh yang dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, seperti peradangan, penuaan dini, dan lainnya.

Namun demikian, perlu diingat bahwa penelitian terkait dengan manfaat daun pucuk merah untuk khasiat obat masih sangat terbatas.

Untuk itu, masih dibutuhkan penelitian lanjutan untuk mengetahuk efek daun pucuk merah.

Cara membuat minuman daun pucuk merah

Tanaman pucuk merah dapat diolah menjadi teh atau air rebusan untuk dikonsumsi. Tanaman bernama ilmiah Syzygium myrtifolium ini memiliki daun muda yang baru tumbuh dengan warna merah.

Seiring pertambahan usia pohon, warna daun tersebut akan menjadi coklat, kemudian berganti hijau, sehingga membaur dengan daun yang berada di bawahnya.

Daun muda yang masih merahlah yang dapat diolah menjadi minuman herbal untuk menyehatkan tubuh.

Sama seperti tanaman lain, cara mengolah daun pucuk merah relatif mudah dan dapat dilakukan hanya dengan alat-alat sederhana.

Berikut langkah-langkahnya:

  • Petik beberapa lembar daun yang berwarna merah
  • Cuci daun hingga bersih
  • Jemur daun pucuk merah hingga kering atau kadar air di bawah 10 persen
  • Setelah kering, rebus daun pucuk merah atau seduh dengan air panas
  • Rebusan daun ini akan menghasilkan air berwarna coklat kekuningan yang mirip seduhan daun teh
  • Saring atau singkirkan sisa-sisa daun pada air rebusan, dan teh daun pucuk merah pun siap dikonsumsi.

Nah, itulah manfaat dan cara membuat minuman dari tanaman daun pucuk merah. 

sumber: kompas.com

Author: Gerai Kendhil

Tinggalkan komentar