Kawah Sikidang Dieng Tutup Sampai 8 Januari 2020, Kenapa?

Tempat wisata Kawah Sikidang Dieng mengumumkan akan menutup sementara operasional mereka pada 4–8 Januari 2021.

“Benar, kita tutup sampai Jumat 8 Januari 2021,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banjarnegara Agung Yusianto pada Kompas.com melalui pesan singkat, Senin (4/1/2021).

Hal tersebut juga diumumkan lewat akun resmi Instagram @kawahsikidang. Disebutkan dalam unggahan tersebut bahwa pengelola akan menutup tempat wisata Kawah Sikidang untuk hari Senin (4/1/2021) hingga Jumat (8/1/2021).

Penutupan tersebut dilakukan untuk sterilisasi tempat wisata. Bagi calon pengunjung akan bisa kembali mengunjungi tempat wisata tersebut pada Sabtu (9/1/2021).

Baca juga: 

Menurut Agung, penutupan tempat wisata tersebut dilakukan karena banyaknya pengunjung yang datang saat periode libur Natal dan Tahun Baru 2021 kemarin.

Nantinya, selama penutupan akan dilakukan beberapa langkah sterilisasi. Salah satunya adalah penyemprotan disinfektan di lokasi wisata Kawah Sikidang Dieng.

Selain itu, pengelola juga akan melakukan pengaturan manajemen trafik pengunjung yang akan datang nantinya.

“Mulai dari pertigaan Candi Bima, sehingga tidak terjadi kerumunan di sekitar obyek Kawah Sikidang,” pungkas Agung.

Ada pembatasan jumlah pengunjung

Nantinya akan ada pembatasan jumlah wisatawan di Kawah Sikidang. Petugas di pertigaan Candi Bima akan berkoordinasi dengan petugas di lokasi wisata, jika jumlah pengunjung sudah cukup longgar baru lalu lintas kunjungan akan dibuka kembali.

Kawah Sikidang adalah salah satu tempat wisata yang terletak di Dieng. Kawah ini merupakan cekungan berisi kawah yang timbul karena aktivitas gunung berapi di Dataran Tinggi Dieng.Sejumlah wisatawan nampak masih nampak ramai di Kawah Sikidang, pasca erupsi Kawah Sileri, Dieng yang terjadi pada Minggu (2/7/2017).© Disediakan oleh Kompas.com Sejumlah wisatawan nampak masih nampak ramai di Kawah Sikidang, pasca erupsi Kawah Sileri, Dieng yang terjadi pada Minggu (2/7/2017).

Kunjungan ke Kawah Sikidang yang membludak ini salah satunya diprediksi akibat inovasi baru berupa jalan papan (boardwalk) yang kerap disebut Jembatan Kahyangan.

Inovasi tersebut seakan jadi magnet baru untuk wisatawan sejak diresmikan awal Desember 2020.

Di sana, pengunjung bisa menikmati sensasi berjalan di atas jembatan kayu yang memanjang dan berkelok. Sambil berjalan, wisatawan bisa sekaligus berfoto dengan latar belakang keindahan Kawah Sikidang.

Jam operasional normal Kawah Sikidang adalah setiap hari pukul 07.00–17.00 WIB dengan harga tiket Rp 15.000.

sumber: kompas.com

Bang Ferry
Author: Bang Ferry

GEOLOGIST LIKE COFFIE

Leave a Reply