Mengenal Anyang, Kuliner Khas Medan yang Langka dan Hanya Disajikan saat Buka Puasa

Bulan Ramadan menjadi momen yang ditunggu umat Muslim di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali umat muslim di Medan.

Setiap bulan Ramadan, umat muslim di Medan menyajikan ragam kuliner enak nan menggugah selera.

Satu di antaranya adalah anyang atau urap khas Medan.

Baca juga: 

Anyang merupakan kuliner Melayu-Deli yang kini keberadaannya mulai langka.

Namun, ketika bulan Ramadan tiba, kuliner ini menjadi menu yang banyak disajikan untuk berbuka puasa.

Saat bulan Ramadan, banyak pedagang menyajikan anyang di halaman Istana Sultan Maimoon saat menjelang berbuka puasa.

Sekilas anyang mirip dengan urap atau gudangan di Jawa.

Bedanya, urap memakai kelapa parut mentah, sedangkan anyang memakai kelapa parut yang telah disangrai.

Agar lebih halus, kelapa parut yang telah disangrai ini ditumbuk.

Bumbu yang digunakan untuk anyang juga dicincang halus dan berbeda dengan bumbu urap pada umumnya.

Rasa bawang merah mentah dan asam dari perasan jeruk nipis terasa kuat sekali di anyang.

Pada dasarnya, anyang terbuat dari berbagai jenis sayuran segar mulai dari daun singkong, daun pepaya, kangkung, kacang panjang, jantung pisang, ketimun, tauge dan masih banyak lagi.

Namun, salah satu varian anyang yang paling populer adalah anyang paku atau anyang daun pakis.

6 Kuliner khas Medan untuk Buka Puasa

Berikut sejumlah kuliner khas Medan yang bisa dijadikan menu buka puasa, di antaranya:

1. Lemang Pulut

Lemang Pulut terbuat dari ketan putih atau pulut.

Ketan yang sudah dibumbui dengan santan, kemudian dimasukkan ke dalam bambu yang sudah dilapisi dengan daun pisang muda.

Lalu, dimasak menggunakan bara api hingga lemang matang.

Cita rasa Lemang Pulut akan semakin lezat, jika dicampurkan dengan kuah durian Medan.

2. Bubur Pedas

Bubur Pedas terbuat dari puluhan bumbu rempah yang dimasak menggunakan tungku kayu bakar.

Walaupun cukup banyak bumbu rempah yang digunakan, namun rasa yang sangat dominan dari bubur ini adalah pedas.

Oleh karena itu, bubur ini dinamai dengan bubur pedas.

Anyang menjadi satu di antara makanan yang banyak diincar masyarakat Medan saat bulan puasa.

Bahan-bahan yang diperlukan adalah beberapa jenis sayuran seperti sayur toge, kacang panjang, daun pepaya, pakis dan jenis lainnya sesuai dengan selera masing-masing.

Semua jenis sayuran hanya perlu direbus dan diaduk dengan adonan parutan kelapa yang sudah dikukus dan dicampur dengan bumbu lainnya seperti cabai, bawang, dan jeruk nipis.

4. Mi Gomak

Mi Gomak cukup mudah untuk dimasak sendiri di rumah karena bahan-bahan dan cara masaknya yang sangat sederhana.

Mie Gomak ini terbuat dari tumisan mi lidi yang dicampur dengan sayur-sayur serta bumbu pelengkap lainnya seperti bawang dan cabai.

Beberapa jenis Mi Gomak juga biasanya dikreasikan dengan campuran kuah kacang.

5. Pakat

Pakat merupakan makanan buka puasa yang sangat unik dari Medan, karena, dibuat dari rotan muda.

Rotan muda cukup dibakar di atas tunggu selama satu jam, atau hingga rotan lunak.

Setelah lunak, rotan akan dibelah dan diambil bagian dagingnya yang akan diolah dan dikonsumsi adalah bagian daging rotan muda tersebut.

Pakat yang berasal dari Tapanuli Selatan ini akan sangat mudah ditemui saat bulan puasa.

Cita rasa Pakat sedikit pahit, namun bila diolah dengan benar rasanya akan sangat nikmat.

6. Roti Jala

Roti Jala terbuat dari tepung terigu yang diolah encer kemudian dimasak di atas wajan panas menjadikan makanan ini khas, hanya di Kota Medan.

Biasanya Roti Jala disajikan dengan tambahan kuah kari yang nikmat, sehingga banyak diburu warga Medan saat buka puasa.

sumber: tribuntravel.com

Putri Balige
Author: Putri Balige

Tinggalkan Balasan